Pages

Thursday, July 4, 2013

Buruh Metal Indonesia Ancam Blokir Tol

INILAH.COM, Jakarta - Massa buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menarik mundur dari barisan demonstrasi yang masih bertahan hingga malam hari di Gedung MPR/DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

"Saya Baris Silitonga selaku kordinator dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, meminta kepada seluruh massa FSPMI untuk berdiri dan mundur ke jembatan penyebrangan," teriak Baris di mobil komando, Jakarta, Senin (17/6/2013).

Baris mengatakan, massa aksi unjuk rasa menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Gedung MPR/DPR dimana anggota dewan sedang gelar rapat paripurna paling banyak dari massa FSPMI.

"Kami tidak mau massa FSPMI menjadi tumbal yang tidak jelas ini, mari kita mundur biarkan massa lain berkata apa saja yang jelas massa kita paling banyak kawan-kawan," ujarnya lagi.

Namun demikian, Baris menegaskan akan melakukan aksi kembali apapun hasil keputusan dari rapat paripurna anggota MPR/DPR terkait harga BBM.

"Nanti kita aksi kembali apapun hasil keputusannya, kita gelar aksi menutup jalan tol dan pabrik," terang Baris.

Sementara, massa dari kalangan mahasiswa dan beberapa buruh lain masih tetap bertahan di jalan MPR/DPR dengan posisi duduk. Begitu juga, para aparat kepolisian barisan depan juga duduk di hadapan para massa buruh yang pintu gerbang sudah terbuka.

No comments:

Post a Comment